Showing posts with label Atria. Show all posts
Showing posts with label Atria. Show all posts

Monday, 26 August 2013

Resensi: The Wizard of Oz - L. Frank Baum




Angin puting beliung menerbangkan rumah Dorothy di padang rumput Kansas yang kelabu ke negeri antah berantah bernama Oz. Berbeda dengan keadaan di Kansas yang gersang, Oz sangat indah. Pepohonan hijau tumbuh subur, buah-buahan segar menerbitkan air liur. Walaupun begitu, bagi Dorothy tak ada tempat yang senyaman rumah. Maka, dia mencari jalan pulang.

Namun, kembali ke Kansas tidaklah semudah itu. Dia harus melewati padang pasir yang mengelilingi negeri Oz dan tidak bisa dilalui begitu saja. Dengan petunjuk dari Penyihir Utara yang baik hati, Dorothy pergi ke Kota Zamrud untuk menemui Penyihir Hebat Oz dan meminta bantuannya.

Di tengah jalan, Dorothy bertemu dengan Boneka Jerami yang menginginkan otak, Tin Woodman yang mendambakan hati, dan Singa Penakut yang mengharapkan keberanian. Bersama Toto si anjing kecil Dorothy, mereka bertualang ke istana Oz dan melawan Tukang Sihir dari Barat yang keji (
goodreads) 


 ~~~



It was in 2004, I heard that song above which blew my mind and heart. Soon I found out, it was Somewhere Over the Rainbow. From Google, I knew that it was written for 1939 musical movie, The Wizard of Oz.  It was sung by the main character, Dorothy Gale. Another search result  told me that the movie was an adaptation from one book, The Wonderful Wizard of Oz. Another link brought me to website that provides its e-book. This classic book has been in the public domain in 1956.

Saturday, 15 December 2012

Review: Alice In Wonderland - Lewis Carroll


Alice terjatuh ke dalam lubang kelinci dan terdampar di negeri ajaib yang penghuninya jauh lebih ajaib lagi.
Di sana, Alice mengalami petualangan yang luar biasa. Alice bertemu seekor kelinci dengan arloji saku, mengikuti pesta minum the yang diadakan si Pembuat Topi, dan kemudian bermain kriket dengan sang Ratu!
Tersesat di negeri khayalan ini membuat Alice penasaran, dan semakin penasaran setiap menitnya...(Goodreads) 

Review: Hansel dan Gretel - Grimm Bersaudara



Dahulu hiduplah seorang penebang kayu bersama istri dan kedua anaknya, Hansel dan Gretel. Hidup mereka serba kekurangan. Semua semakin parah ketika bencana kelaparan meland negeri mereka. Si penebang tak mampu lagi menyediakan apapun untuk keluarganya.Suatu malam, Ia mengungkapkan semua kegundahannya pada istrinya. Tak diduga, gagasan yang sangat jahat muncul dari benak sang istri. Ia berencana untuk meninggalkan Hansel dan Gretel di bagian hutan yang paling lebat. Sehingga mereka tidak akan menemukan jalan pulang. 

Awalnya rencana jahat itu ditolak mentah-mentah oleh si penebang. Karena ia sangat mencintai kedua anaknya. Namun ia tak kuasa untuk menolak keinginan keras istrinya. Untung saja, saat itu Hansel dan Gretel mendengar apa yang diungkapkan ibu tirinya. Segera saja mereka menyusun rencana sehingga bisa kembali pulang ke rumah dengan selamat. Semua itu berkat kerikil kerikil putih di depan rumah yang berkilauan seperti koin perak yang mereka kumpulkan. Sepanjang jalan menuju hutan, Hansel dan Gretel menjatuhkan kerikil-kerikil itu dari kantong jaket. Sehingga ketika malam tiba dan bulan bersinar terang, kerikil kerikil mengkilap menjadi penunjuk jalan menuju rumah. 

Review: Firelight - Sophie Jordan


 Jacinda adalah gadis yang unik. Dia tidak hanya draki—manusia keturunan naga—tetapi juga jenis draki penyembur api pertama sejak empat ratus tahun. Karena kelangkaannya, sang ketua kelompok hendak menikahkannya dengan sang putra mahkota, Cassian, supaya menghasilkan draki-draki penyembur api lainnya.

Ibu Jacinda yang merasa keberatan anaknya hendak “dibiakkan” membawa kabur Jacinda dan saudara kembarnya, Tamra, dari perkampungan draki untuk menjalani kehidupan normal sebagai orang biasa.
Ibunya berharap, naluri draki Jacinda perlahan-lahan
akan padam seperti halnya dirinya.

Namun, ternyata naluri draki Jacinda tidak semudah itu dimusnahkan. Dia ingin sekali kembali ke kelompoknya, di mana udara sejuk dan kabut pegunungan menyegarkan kulitnya. Diam-diam, dia sering menyelinap pergi ke hutan terdekat untuk memelihara kemampuan terbangnya.

Hingga akhirnya dia bertemu Will, pemuda yang bisa menghidupkan naluri drakinya, bahkan di gurun gersang sekalipun. Tetapi Will ternyata adalah orang yang sangat berbahaya, dan Cassian berhasil menemukannya serta mengklaimnya untuk kembali ….
(Goodreads)

Resensi: Knock Three Times - Marion ST. John Webb

Molly benar-benar kecewa ketika Bibi Phoebe mengirimkan sebuah bantalan jarum kecil berbentuk labu berwarna abu-abu untuk hadiah ulang tahunnya, dan bukannya gelang perak yang telah lama diidam-idamkannya. Tetapi di malam hari, saat bulan purnama bersinar, bantalan jarum berbentuk labu itu berubah menjadi labu ajaib. Ia membawa Molly dan saudara kembarnya, Jack, ke sebuah dunia aneh tempat si Labu ternyata amat ditakuti. Molly dan Jack mengalami petualangan yang amat menegangkan dalam usaha mereka menemukan si Labu. Mereka dijebak, beberapa kali masuk perangkap, sekaligus mendapat banyak teman di dunia itu. Siapakah sebenarnya si Labu Kelabu? (Goodreads)

Review: Sweetly - Jackson Pearce


Dua belas tahun lalu, Gretchen, saudari kembarnya, dan Ansel, abangnya berjalan-jalan ke hutan. Mereka bertemu dengan makhluk mengerikan. Entah penyihir atau monster mereka tidak tahu. Mereka tunggang langgang melarikan diri dari kejaran si makhluk. Gretchen dan Ansel selamat, tetapi saudari kembarnya lenyap.

Beberapa tahun kemudian, mereka pindah ke Live Oak, sebuah kota yang nyaris ditinggalkan penduduknya. Keduanya tinggal di rumah Sophia Kelly, pemilik toko cokelat yang jelita. Gretchen dan Ansel mulai melupakan masa lalu mereka yang kelam, hingga Gretchen bertemu Samuel. Dia berkata kalau penyihir masih bersembunyi, mengintai dari hutan, memangsa para gadis setiap kali Sophia menggelar festival cokelat.

Gretchen memutuskan untuk melawan. Dia ingin tahu kenapa saudari kembarnya yang lenyap sementara dia selamat. Dan dia meyakini satu hal: monster itu akan datang lagi, dan ia takkan pergi sebelum kenyang. (Goodreads)

Review: Sisters Red - Jackson Pearce

SERIGALA ITU MEMBUKA RAHANGNYA YANG PANJANG. DERETAN GIGI TAJAM MENDEKAT KE ARAHNYA. SEBUAH PIKIRAN BERKECAMUK DI DALAM BENAK SCARLETT: CUMA TINGGAL AKU SENDIRI YANG TERSISA UNTUK BERTEMPUR. JADI, SEKARANG AKU HARUS MEMBUNUHMU.

Scarlett March hidup untuk berburu Fenris, manusia serigala yang telah mengambil matanya ketika gadis itu berusaha melindungi adiknya, Rosie, dari sebuah serangan brutal. Dengan bersenjatakan sebilah kapak dan tudung merah darah, Scarlett merupakan ahli dalam hal memancing dan membasmi para serigala jadi-jadian. Dia bertekad untuk melindungi para gadis muda lainnya dari kematian yang mengerikan. Jantungnya yang berdegup kencang tidak akan pernah berhenti berpacu sebelum seluruh manusia serigala tewas.
Rosie March dulu mengira hubungan dirinya dengan sang kakak tidak akan pernah retak. Karena merasa berutang nyawa pada Scarlett, Rosie pun ikut berburu dengan ganas di samping kakaknya itu. Namun, bahkan ketika jumlah gadis muda yang menjadi korban semakin meningkat dan ketika kekuatan para Fenris terasa semakin bertambah, Rosie memimpikan sebuah kehidupan yang tidak melibatkan para manusia serigala. Dia mendapati dirinya tertarik pada satu-satunya sahabat Scarlett, Silas, seorang pandai kayu yang sangat mematikan dalam menggunakan kapak. Namun, apakah mencintai pria itu berarti mengkhianati kakaknya serta segala hal yang selama ini mereka perjuangkan? (Goodreads)

Thursday, 13 December 2012

Review: Tetangga Culun - Colin Thompson


Betty, anak bungsu Keluarga Flood, merupakan seorang gadis cilik yang terlihat cukup normal—tidak seperti kakak-kakaknya. Dia belajar di sebuah sekolah dasar yang normal di ujung jalan dekat rumahnya, dan dia bahkan memiliki seorang teman baik yang normal, Ffiona Hulbert.

Namun, Betty tidak normal—dia seorang penyihir. Ketika Bridie McTort, si penindas di sekolah, mulai bertingkah, Betty tahu pasti apa yang harus dia lakukan. Dan saat ayah Ffiona ditindas di tempat kerjanya, Betty juga tahu cara mengatasi masalah itu.

Sementara itu, Winchflat Flood sednag ketagihan menonton film-film Frankenstein lama dan dia memutuskan ingin menciptakan manusianya.

Review: Asal Usul Keluarga Flood - Colin Thompson


 Keluarga Flood melarikan diri!

Mari kita pergi ke masa lalu dan berkunjung ke Transylvania Waters untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjaid ketika seorang pembersih saluran air rendahan bernama Merlin Flood jatuh cinta kepada seorang putri raja bernama Mordonna. Apakah keduanya mampu melarikan diri dari Raja Quatorze yang murka, dari kejaran para mata-mata paling kejam di dunia, dan dari prospek untuk hidup di bawah kakus?

Mengapa anak sulung mereka, Valla gemar minum darah? Benarkah Satanella benar-benar menjadi seekor anjing karena kecelakaan yang melibatkan seekor udang dan tongkat sihir yang rusak?

Inilah kesempatanmu untuk mencari tahu cara anak-anak Flood dilahirkan -- atau diciptakan.

Review: Sekolah Sihir - Colin Thompson




Lihatlah melalui jendela melengkung yang berkaca buram di kedalaman Patagonia, dan inilah yang akan kalian lihat …

Setiap hari, kelima anak Keluarga Flood menempuh jarak separuh bumi untuk pergi ke Quicklime College, sekolah sihir terbaik. Dan di sekolah tersebut, tidak ada kegiatan sia-sia seperti menaiki sapu terbang. Apalagi hari olahraga akan segera tiba, dan sebelum kalian sempat bertanya-tanya bagaimana cara Satanella yang berkaki empat bisa mengikuti lomba lari tiga kaki, sebuah masalah besar yang lebih mendesak muncul.

Orkward Warlock, anak terjahat di sekolah itu—bersama teman karibnya, Si Katak—berencana membunuh Keluarga Flood—yang sangat ia benci—pada hari olahraga
.

Review: Tetangga Menyebalkan - Colin Thompson



Setiap orang mendambakan tetangga yang baik ...

Keluarga Flood berbeda dengan keluarga lain—sebagai contoh, mereka semua—pria dan wanita—adalah penyihir. Mereka tidak tercipta secara alamiah seperti kau dan aku. Beberapa dari keenam anak tertua Nerlin dan Mordonna Flood diciptakan di ruang bawah tanah, dengan bantuan sebuah buku resep kuno dan sebatang tongkat sihir berkekuatan turbo. Betty, putri bungsu mereka, adalah seorang gadis kecil normal yang cantik. Namun, kemampuan sihirnya tidak pernah berbuah sesuai keinginannya. Tetangga yang tinggal di sebelah seharusnya tidak coba-coba mengusik sebuah keluarga penyihir. Namun, mereka melakukannya dan mereka akan segera tahu apa yang akan dilakukan Keluarga Flood terhadap tetangga yang menjengkelkan.