Selagi bayi, Bec berjuang untuk hidup. Ketika menginjak usia remaja, ia dididik menjadi pendeta wanita. Ia berusaha berbaur dengan suku-suku yang membutuhkan keahliannya namun takut pada kekuatannya. Dan ketika iblis-iblis datang, pertarungan berubah menjadi peperangan.
Sihir Bec lemah dan tidak terlatih, sampai ia bertemu dengan sang druid, Drust. Di bawah kepemimpinan Drust, Bec dan sekelompok kecil pendekar melakukan perjalanan panjang melintasi daerah-daerah liar untuk menghadapi Demonata di tempat iblis-iblis itu menyeberang ke dunia ini. Tapi pertarungan terakhir menuntut pengorbanan yang terlalu mengerikan untuk dibayangkan..(Goodreads)
Showing posts with label Young Adult. Show all posts
Showing posts with label Young Adult. Show all posts
Saturday, 15 December 2012
Review: Bec - Darren Shan
Labels:
Darren Shan,
Fantasy,
Gramedia,
Horror,
Terjemahan,
Young Adult
Review: Firelight - Sophie Jordan
Jacinda adalah gadis yang unik. Dia tidak hanya draki—manusia keturunan naga—tetapi juga jenis draki penyembur api pertama sejak empat ratus tahun. Karena kelangkaannya, sang ketua kelompok hendak menikahkannya dengan sang putra mahkota, Cassian, supaya menghasilkan draki-draki penyembur api lainnya.
Ibu Jacinda yang merasa keberatan anaknya hendak “dibiakkan” membawa kabur Jacinda dan saudara kembarnya, Tamra, dari perkampungan draki untuk menjalani kehidupan normal sebagai orang biasa.
Ibunya berharap, naluri draki Jacinda perlahan-lahan
akan padam seperti halnya dirinya.
Namun, ternyata naluri draki Jacinda tidak semudah itu dimusnahkan. Dia ingin sekali kembali ke kelompoknya, di mana udara sejuk dan kabut pegunungan menyegarkan kulitnya. Diam-diam, dia sering menyelinap pergi ke hutan terdekat untuk memelihara kemampuan terbangnya.
Hingga akhirnya dia bertemu Will, pemuda yang bisa menghidupkan naluri drakinya, bahkan di gurun gersang sekalipun. Tetapi Will ternyata adalah orang yang sangat berbahaya, dan Cassian berhasil menemukannya serta mengklaimnya untuk kembali ….(Goodreads)
Review: Sweetly - Jackson Pearce
Dua belas tahun lalu, Gretchen, saudari kembarnya, dan Ansel, abangnya berjalan-jalan ke hutan. Mereka bertemu dengan makhluk mengerikan. Entah penyihir atau monster mereka tidak tahu. Mereka tunggang langgang melarikan diri dari kejaran si makhluk. Gretchen dan Ansel selamat, tetapi saudari kembarnya lenyap.
Beberapa tahun kemudian, mereka pindah ke Live Oak, sebuah kota yang nyaris ditinggalkan penduduknya. Keduanya tinggal di rumah Sophia Kelly, pemilik toko cokelat yang jelita. Gretchen dan Ansel mulai melupakan masa lalu mereka yang kelam, hingga Gretchen bertemu Samuel. Dia berkata kalau penyihir masih bersembunyi, mengintai dari hutan, memangsa para gadis setiap kali Sophia menggelar festival cokelat.
Gretchen memutuskan untuk melawan. Dia ingin tahu kenapa saudari kembarnya yang lenyap sementara dia selamat. Dan dia meyakini satu hal: monster itu akan datang lagi, dan ia takkan pergi sebelum kenyang. (Goodreads)
Review: Sisters Red - Jackson Pearce
SERIGALA ITU MEMBUKA RAHANGNYA YANG PANJANG. DERETAN GIGI TAJAM MENDEKAT KE ARAHNYA. SEBUAH PIKIRAN BERKECAMUK DI DALAM BENAK SCARLETT: CUMA TINGGAL AKU SENDIRI YANG TERSISA UNTUK BERTEMPUR. JADI, SEKARANG AKU HARUS MEMBUNUHMU.
Scarlett March hidup untuk berburu Fenris, manusia serigala yang telah mengambil matanya ketika gadis itu berusaha melindungi adiknya, Rosie, dari sebuah serangan brutal. Dengan bersenjatakan sebilah kapak dan tudung merah darah, Scarlett merupakan ahli dalam hal memancing dan membasmi para serigala jadi-jadian. Dia bertekad untuk melindungi para gadis muda lainnya dari kematian yang mengerikan. Jantungnya yang berdegup kencang tidak akan pernah berhenti berpacu sebelum seluruh manusia serigala tewas.
Rosie March dulu mengira hubungan dirinya dengan sang kakak tidak akan pernah retak. Karena merasa berutang nyawa pada Scarlett, Rosie pun ikut berburu dengan ganas di samping kakaknya itu. Namun, bahkan ketika jumlah gadis muda yang menjadi korban semakin meningkat dan ketika kekuatan para Fenris terasa semakin bertambah, Rosie memimpikan sebuah kehidupan yang tidak melibatkan para manusia serigala. Dia mendapati dirinya tertarik pada satu-satunya sahabat Scarlett, Silas, seorang pandai kayu yang sangat mematikan dalam menggunakan kapak. Namun, apakah mencintai pria itu berarti mengkhianati kakaknya serta segala hal yang selama ini mereka perjuangkan? (Goodreads)
Review: Clockwork Angel - Cassandra Clare
SIHIR MEMANG BERBAHAYA—TAPI CINTA TETAP LEBIH BERBAHAYA
Pada zaman Victoria, Tessa Gray yang berusia enam belas tahun menyeberangi samudera untuk menemui kakak laki-lakinya di Inggris. Sesuatu yang mengerikan sedang menantinya di Dunia Bawah London, di mana vampir, warlock, dan makhluk gaib lainnya berjalan diam-diam di jalanan yang diterangi lampu gas. Hanya para Pemburu Bayangan, ksatria yang mengabdi untuk menyingkirkan iblis dari dunia, yang menjaga keteraturan di tengah kekacauan. Tanpa teman dan diburu, Tessa berlindung kepada para Pemburu Bayangan di Institut London. Tessa segera tertarik dengan—dan terkoyak di antara—dua sahabat. Ada James, yang ketampanan rapuhnya menyembunyikan rahasia mematikan. Lalu ada Will, yang bermata biru, dengan kejenakaan tajamnya dan suasana hatinya yang cepat berubah-ubah membuat semua orang menjaga jarak... semua orang, benar, kecuali Tessa.
Dapatkah Tessa menemukan kakaknya? Kenapa Tessa diincar oleh Magister yang misterius? Akankah Will membiarkan Tessa memahaminya sebelum gadis itu luluh oleh kehangatan sahabatnya? (Goodreads)
Review: The Graveyard Book by Neil Gaiman
After the grisly murder of his entire family, a toddler wanders into a graveyard where the ghosts and other supernatural residents agree to raise him as one of their own.Nobody Owens, known to his friends as Bod, is a normal boy. He would be completely normal if he didn't live in a sprawling graveyard, being raised and educated by ghosts, with a solitary guardian who belongs to neither the world of the living nor of the dead. There are dangers and adventures in the graveyard for a boy. But if Bod leaves the graveyard, then he will come under attack from the man Jack—who has already killed Bod's family . . .Beloved master storyteller Neil Gaiman returns with a luminous new novel for the audience that embraced his New York Times bestselling modern classic Coraline. Magical, terrifying, and filled with breathtaking adventures, The Graveyard Book is sure to enthrall readers of all ages. (Goodreads)
Review: Blue Bloods - Melissa de la Cruz
Di usianya yang ke-15, Schuyler Van Alen mendapat banyak sekali kejutan. Dia menemukan mozaik urat berwarna biru di pergelangan tangannya, lalu diikuti perubahan besar lainnya. Gadis itu jadi begitu bernafsu dengan segala makanan mentah, alergi terhadap sinar matahari, dan sering mendapat penglihatan tentang masa lalu.
Belakangan, Schuyler tahu dia adalah seorang Darah Biru, para vampir yang berabad-abad menyaru di antara golongan elite New York dan Manhattan. Dan kematian seorang anak populer di sekolahnya, dengan bekas luka gigitan di leher, membuka rahasia mengerikan yang tadinya tertutup rapat sejak peristiwa Mayflower tahun 1620. Para Darah Biru harus waspada karena tanpa disadari di antara mereka selama ini ternyata ada Darah Perak—vampir yang memuaskan dahaganya dengan darah dari sesama vampir.
Schuyler sendiri tak tahu kenapa harus terlibat dalam perseteruan maut itu. Tapi masalahnya, ini perang terbuka bak hukum rimba. Darah Biru dan Darah Perak saling memburu sebelum dibunuh oleh yang lainnya terlebih dahulu. Terlambat satu detik saja, bisa jadi dia adalah korban berikutnya!
Review: Prophecy Of The Sisters - Michelle Zink
Sepeninggal sang ayah, serangkaian kejadian aneh menimpa Lia Milthorpe dan saudara kembarnya, Alice.
Diawali munculnya sebuah tanda di pergelangan tangan Lia dan berubahnya sikap Alice, mereka baru sadar terlibat ramalan kuno yang menyebabkan mereka menjadi musuh satu sama lain.
Dengan bantuan dua sahabatnya, Sonia dan Luisa, Lia mempelajari isi ramalan kuno dan baru menyadari malapetaka yang dapat ditimbulkannya. Mereka harus mencari empat Kunci yang dapat mencegah malapetaka itu. Dan Lia harus segera bertindak, sebelum Alice merintanginya…(Goodreads)
Review: Uglies - Scott Westerfeld

Tally Youngblood akan berusia enam belas tahun, dan dia tak sabar menunggunya. Di dunia Tally, umur enam belas tahun berarti perubahan dari buruk rupa menjadi rupawan. Dengan menjadi rupawan, dia akan memasuki dunia berteknologi tinggi yang menawarkan kehidupan bersenang-senang. Tinggal beberapa minggu lagi, Tally akan memasuki dunia tersebut.
Tetapi dia berjumpa dengan Shay, sesama buruk rupa, yang tidak yakin mau berubah menjadi rupawan. Saat Shay melarikan diri, Tally mempelajari suatu fakta dari dunia rupawan—yang mengguncangkan dan ternyata tak secantik wujudnya.
Review: Sebastian Darke: Prince of Fools - Philip Caveney

Seorang pelawak kerajaan! Itu adalah cita-cita Sebastian Darke saat pergi ke Keladon. Kabarnya, Raja Septimus, penguasa Keladon, belum mempekerjakan seorang pelawak. Walaupun ia harus menempuh perjalanan yang panjang, Sebastian tidak gentar. Membuat orang tertawa adalah impiannya selama ini. Namun, perjalanan panjang Sebastian tidak sepenuhnya menyenangkan. Ia harus menghadapi sekawanan luper liar, bahkan terjebak pertempuran dengan para perampok! Menyeramkan sekaligus menegangkan!
Untunglah, Sebastian bisa bertemu dengan Putri Kerin yang cantik, keponakan Raja Septimus. Jalan mulus menjadi pelawak kerajaan pun di depan matanya. Apakah benar semudah itu? Bagaimana dengan Raja Septimus? Benarkah dia tidak menyukai pelawak?
Bersama Max sang buffalope dan Cornelius, Sebastian mengalami banyak petualangan lucu dan menegangkan!
Thursday, 13 December 2012
Review: Lord of The Shadows - Darren Shan
Spoiler Alert!!!
Delapan
belas tahun berlalu sejak Darren meninggalkan rumah dengan identitas
kematian palsunya dengan darah vampir yang dialirkan oleh Mr Crepsley.
Selama itu pula, kejadian demi kejadian terjadi dan mengubah banyak hal.
Tidak hanya Darren ataupun orang – orang disekitarnya, karena sejak
kepergian Darren, perubahan drastis pun terjadi pada teman – temannya di
masal lalu dan tentu saja keluarganya.
Rumah masa
kecil Darren masih ada. Namun orang tuanya telah lama pindah sejak
ayahnya pensiun. Rumah yang terlihat lebih suram dibandingkan sejak
Darren terakir kali melihatnya kini ditempati oleh adiknya Anhie. Satu
kejutan baru adalah ketika mengetahui bahwa Anhie memiliki anak dan
membesarkannya tanpa seorang suami. Begitu melihat sosok adik perempuan
satu – satunya, Darren nyaris kehilangan kendali. Keinginan untuk muncul
di hadapan Anhie, berbicara, memeluknya, tertawa dan menangis bersama
ataupun membicarakan masa lalu begitu besar. Namun akhirnya Darren
mengurungkan niatnya. Ia kembali ke kota tempat ia menghabiskan masa
kecil bukan untuk membongkar masa lalunya. Masih ada misi yang lebih
penting dari sekedar mengenang masa lalu.
Review: Abarat - Clive Barker
Peristiwanya berawal di tempat paling membosankan di dunia: Chickentown, U.S.A. Kota yang lebih banyak dihuni ayam daripada manusia. Di sinilah Candy Quackenbush tinggal. Dan ia bertanya-tanya, seperti apakah masa depannya nanti.
Jawabannya datang secara tak terduga. Pertemuan mendadak dengan John Mischief (dia punya 7 saudara yang tinggal di tanduk-tanduk di kepalanya), dan kemunculan Laut Izabella entah dari mana, membawa Candy ke dunia lain.
Dunia bernama ABARAT: kepulauan luas yang tiap pulaunya memiliki jam berbeda. Mulai dari Pulau Yebba Dim Day yang jamnya selalu Jam Delapan Malam, Pulau Nonce yang indah dan selalu berada pada Jam Tiga Siang, sampai Pulau Gorgossium alias Pulau Tengah Malam yang dihuni oleh Christopher Carrion sang Pangeran Tengah Malam sendiri.
Review: The Book of Lost Things - John Connolly
Dongeng ini diperuntukkan bagi orang dewasa,
terutama yang masih ingat saat – saat ketika masa kanak – kanak mulai berlalu
dan jalan menuju kedewasaaan telah terbentang
(resensi di sampul belakang)
David,
anak laki - laki yang menjadi tokoh utama di buku ini. Berbagai macam
ritual dilakukan demi kesembuhan ibunya. Berdoa, tidak berisik saat
melakukan segala sesuatu, mendahulukan kaki kiri saat turun dari tempat
tidur, menghitung sampai dua puluh kali saat menggosok gigi, sampai
menyentuh keran – keran di kamar mandi ataupun gagang pintu dilakukan
agar ibunya bisa bertahan lebih lama. Sayangnya kekuatan penyakit yang
telah lama bersarang di tubuh ibunya jauh lebih kuat. David hanya bisa
menangis tersedu ketika kehidupan perempuan cantik yang sangat
disayanginya itu berakhir.
Setelah
kehilangan ibu, David tidak mau mengambil resiko kehilangan ayahnya.
Rutinitas yang sama terus dijalankannya. Walau tidak sedisiplin dulu.
Sayang, seperti saat mengusahakan hal yang sama untuk nyawa ibunya,
semua rutinitas itu ternyata juga tidak bekerja untuk ayahnya. Hanya
dalam lima bulan, tiga minggu dan empat hari setelah ibunya meninggal,
kini hadir wanita lain dalam kehidupan ayahnya, Rose, Bahkan ketika
David belum siap menghadapi semua yang ada di depan mata. Seakan ingin
kemalangan David, sejak mengetahui Rose akan menggantikan posisi ibunya,
suara – suara aneh yang berasal dari buku miliknya mulai muncul di
kepala David.
Wednesday, 12 December 2012
Review: Spirit Walker - Michelle Paver

Petualangan
Torak dimulai lagi. Setelah menunaikan semua janji pada Fa, ia masih
harus berjuang untuk memecahkan misteri dibalik semua tragedi yang telah
merenggut nyawa beberapa orang. Ia tahu bahwa Pemakan Arwah bertanggung
jawab untuk masalah ini. sayangnya untuk mencari jejak mereka bukanlah
hal yang gampang. Alih-alih menemukan mereka, nyawa Torka bahkan bisa
terancam. Ia sendiri tak pernah tahu seberapa besar kekuatan kelompok
itu. Yang jelas dengan kekuatan yang dimilikinya sekarang ia tahu tak
mungkin menghadapinya seorang diri. beruntung Klan Gagak bersedia
menampungnya. Setidaknya selama beberapa purnama setelah insident
beruang jahat itu berlalu, Torak bisa merasa sedikit tenang. Ia bisa
belajar beberapa hal baru.
Namun semua keadaan tiba – tiba berubah. suatu wabah penyakit menyerang seluruh klan di hutan. Tak terkecuali Klan Gagak. Korban mulai berjatuhan. Tak ada yang tahu apa penyebabnya. Para dukun pun tidak punya obat manjur untuk menyembuhkan mereka. Kematian demi kematian tak dapat dihindari.
Namun semua keadaan tiba – tiba berubah. suatu wabah penyakit menyerang seluruh klan di hutan. Tak terkecuali Klan Gagak. Korban mulai berjatuhan. Tak ada yang tahu apa penyebabnya. Para dukun pun tidak punya obat manjur untuk menyembuhkan mereka. Kematian demi kematian tak dapat dihindari.
Review: Wolf Brother- Michelle Paver
Hutan
yang dipenuhi dengan ribuan pohon dan semak tentunya bukanlah tempat
yang aman untuk ditinggali. Apalagi ditambah dengan keberadaan binatang –
binatang liar dan buas. Tak akan pernah tahu kapan kita tersesat di
dalam rimbunan pepohonan dan bertemu dengan salah satu dari mereka.
Terlebih lagi jika hutan itu seperti yang dijelajahi oleh Torak. Lebih
tepatnya lagi hutan yang menjadi tempat tinggalnya sejak kecil.
Sejak kecil ia tinggal bersama Fa, ayahnya. Bersama Fa, Torak tak pernah kekurangan satu apapun. Walau benar- benar hannya berdua di tengah pekatnya hutan. Tak ada yang perlu ditakuti selama ada Fa. Sampai suatu hari ada seekor beruang liar yang tiba – tiba saja menyerang merek berdua dan akhirnya membuat Fa tewas. Untungnya sebelum menjadi korban berikutnya, Torak berhasil melarikan diri.
Sejak kecil ia tinggal bersama Fa, ayahnya. Bersama Fa, Torak tak pernah kekurangan satu apapun. Walau benar- benar hannya berdua di tengah pekatnya hutan. Tak ada yang perlu ditakuti selama ada Fa. Sampai suatu hari ada seekor beruang liar yang tiba – tiba saja menyerang merek berdua dan akhirnya membuat Fa tewas. Untungnya sebelum menjadi korban berikutnya, Torak berhasil melarikan diri.
Review: New Moon - Stephenie Meyer
New
Moon, inilah buku berikutnya dari kisah Isabella Marie Swan alias
Bella. Sungguh menyenangkan, karena tak butuh waktu lama untuk menunggu
kelanjutan Twilight. Tidak seperti buku sebelumnya, kini buku ini diberi
judul Indonesia. Dua Cinta adalah dua kata yang dipilih, yang membuat
saya semakin penasaran. Sebenarnya bisa saja saya langsung membalikan
buku dan sehingga bisa membaca resensi singkat yang tertera di belakang
buku. Namun saya sudah bertekad untuk mengetahui jalan cerita langsung
membaca halaman demi halaman. Karena bagi saya membaca resensi di
sampul belakang hanya akan mengurangi asyiknya mengikuti petualangan
sang tokoh.
Tak
hanya judul, sampul yang didominasi dengan warna biru kehitam –hitaman
ini terlihat jauh lebih menarik. Benar – benar memberi kesan akan
suasana yang kelam. Dibandingkan dengan sampul Twilight ataupun sampul
New Moon yang asli, sampul ini terlihat lebih manis.
Review: Twilight - Stephenie Meyer

Kening saya sedikit berkerut ketika melihat buku ini. Mata saya berusaha mencari satu hal yang biasanya saya temukan pada sampul sebuah buku terjemahan. Tak ada judul Indonesia.
Di luar sana sebenarnya banyak buku terjemahan yang juga tetap menggunakan judul aslinya. Sampai sekarang saya tidak menemukan alasan mengapa orang – orang yang terlibat dalam penerbitan buku memutuskan untuk melakukan hal –hal yang demikian.
Untuk beberapa buku mungkin tidak ada masalah dalam menerjemahkannya secara harfiah. Namun tidak dengan kata Twilight ini. Walaupun telah dgunakan sebagai judul beberapa buku, namun saya tak perna benar-benar mengerti maknanya. Oxford - Advance Learner’s Dictionary menjadi pilihan untuk membantu mengatasi masalah pembendaharaan kata saya yang kurang.
Review: The Akhenaten Adventure - P.B Keirr
Setidaknya semua yang saya tuliskan diatas ada pada karakter di buku ini. Lihat saja Layla, wanita cantik yang menikahi Edward Gaunt, seorang pria baik hati dan kaya rayaserta memiliki anak –anak yang cerdas dan sehat, John dan Philipa. Seakan ingin melengkapi keberuntungan yang dimilikinya, di rumah ia memilii dua ekor anjing yang benar- benar luar biasa. Saya pikir tak satupun orang di dunia ini yang sepandai Alan dan Neil, yang bisa memahami keinginan tuannya untuk mengganti saluran televisi, pergi ke toko kue dan mengambilkan sekantong bagel tanpa memakannya, mengisi meteran parkir, dan yang pergi sendiri ke dokter hewan. Dari semua anggota keluarga,hanya Mrs gauntlah yang dengan mudah membuat keduanya patuh. Rasanya akan membuat paragraf ini menjadi lebih panjang jika membahas kelebihan – kelebihannya yang lain. Fuh...
Review: Lion Boy - Zizou Corder

Charlie Ashanti bukan anak biasa. Ia bisa berbicara bahasa Kucing. Ia menganggap kemampuan itu biasa saja---tapi saat ibu dan ayahnya menghilang, ia hanya bisa mengandalkan Kucing. Dengan tekad menemukan orangtuanya, diam-diam Charlie menumpang kapal Sirkus besar yang berlayar ke Paris. Di kapal ia bertemu enam Singa angkuh dan anggun, yang butuh bantuannya. Dengan bahaya mengancam dan ketidakpastian membentang di depan, mereka bersama-sama menempuh petualangan terhebat sepanjang masa.Sejarah mencatat, hanya Nabi Sulaiman-lah yang mampu berbicara dengan para hewan. Tak pernah ada lagi nama seseorang yang tercatat setelah beliau, yang mengerti bahasa kucing apalagi di saat yang sama teknologi handphone telah berkembang dengan pesat.
Review: Eldest - Christopher Paolini

Seperti yang dijanjikan petualangan Eragon dan Saphira kembali berlanjut.
Setelah berhasil menahan serangan para pemberontak utusan Raja Galbatorix, mereka kembali harus berbenah. Menyingkirkan mayat – mayat, baik dari pihak urgal maupun dari kaum Varden sendiri, ataupun mengobati yang terluka. Eragon dan Saphira sendiri membutuhkan waktu untuk menyembuhkan luka dan memulihkan energi yang terkuras akibat pertempuran yang cukup besar itu.
Farthen Dur sendiri bisa dikatakan porak – poranda setelah penyerangan. Setelah melalkan prosesi pemakaman bagi beberapa orang penting, oleh dewan tetua, upacara pemilihan pemimpin baru pun dilaksanakan. Nasuada, Putri Ajihad menjadi satu-satunya pilihan. Banyak kontroversi dan spekulasi di dalamnya. Eragon dan Saphira tak punya pilihan lain kecuali bersumpah untuk memberikan sumpah kesetiannya sebagai Penunggang Naga.
Subscribe to:
Posts (Atom)


