Showing posts with label Michelle Paver. Show all posts
Showing posts with label Michelle Paver. Show all posts

Wednesday, 12 December 2012

Review: Soul Eater - Michelle Paver



Setelah melewati petualangan yang nayris merenggutnya nyawanya di wilayah kekuasaan Klan Anjing Laut, Torak dan Serigala kembali ke Klan Gagak dengan banyak hal baru. Mengetahui kebenaran memang terkadang seperti menelan pil pahit. Awalnya tak mudah bagi Torak untuk mempercayai semua hal yang dibenarkan oleh Fin- Keddin, pemimpin Klan Gagak, namun ia akhirnya sadar bawa tak mungkin menghindar. Garis nasibnya telah ditentukan. Walau hal itu berarti berhadapan dengan sekumpulan Pemangsa Arwah.

Tak seorang pun menduga bahwa pertemuan torak dengan Pemangsa Arwah akan secepat itu. Suatu hari di musim dingin, saat berburu rusa, Torak dan Ren sadar bahwa Serigala menghilang. Jejak serigala menghilang begitu saja. Usaha memanggil serigala pun tak membuahkan hasil karena tak sekalipun Serigala membalas lolongan Torak. Tak butuh waktu lama untuk tahu bahwa serigala telah diculik. Apalagi ketika bertemu dengan Pejalan, pria aneh dan sedikit gila.

Review: Spirit Walker - Michelle Paver





Petualangan Torak dimulai lagi. Setelah menunaikan semua janji pada Fa, ia masih harus berjuang untuk memecahkan misteri dibalik semua tragedi yang telah merenggut nyawa beberapa orang. Ia tahu bahwa Pemakan Arwah bertanggung jawab untuk masalah ini. sayangnya untuk mencari jejak mereka bukanlah hal yang gampang. Alih-alih menemukan mereka, nyawa Torka bahkan bisa terancam. Ia sendiri tak pernah tahu seberapa besar kekuatan kelompok itu. Yang jelas dengan kekuatan yang dimilikinya sekarang ia tahu tak mungkin menghadapinya seorang diri. beruntung Klan Gagak bersedia menampungnya. Setidaknya selama beberapa purnama setelah insident beruang jahat itu berlalu, Torak bisa merasa sedikit tenang. Ia bisa belajar beberapa hal baru.

Namun semua keadaan tiba – tiba berubah. suatu wabah penyakit menyerang seluruh klan di hutan. Tak terkecuali Klan Gagak. Korban mulai berjatuhan. Tak ada yang tahu apa penyebabnya. Para dukun pun tidak punya obat manjur untuk menyembuhkan mereka. Kematian demi kematian tak dapat dihindari.

Review: Wolf Brother- Michelle Paver



Hutan yang dipenuhi dengan ribuan pohon dan semak tentunya bukanlah tempat yang aman untuk ditinggali. Apalagi ditambah dengan keberadaan binatang – binatang liar dan buas. Tak akan pernah tahu kapan kita tersesat di dalam rimbunan pepohonan dan bertemu dengan salah satu dari mereka. Terlebih lagi jika hutan itu seperti yang dijelajahi oleh Torak. Lebih tepatnya lagi hutan yang menjadi tempat tinggalnya sejak kecil.

Sejak kecil ia tinggal bersama Fa, ayahnya. Bersama Fa, Torak tak pernah kekurangan satu apapun. Walau benar- benar hannya berdua di tengah pekatnya hutan. Tak ada yang perlu ditakuti selama ada Fa. Sampai suatu hari ada seekor beruang liar yang tiba – tiba saja menyerang merek berdua dan akhirnya membuat Fa tewas. Untungnya sebelum menjadi korban berikutnya, Torak berhasil melarikan diri.